5 Upacara Adat Seru Yang Harus Kamu Ikuti Di Cirebon

Indonesia sudah tidak asing lagi dengan banyaknya suku dan budaya. Setiap daerah pasti memiliki adat yang unik, walaupun adat tersebut sudah mulai tergeser oleh arus modernisasi barat dan korea. Nah kalau kamu penasaran dengan salah satu adat yang masih eksis di Indonesia, kamu bisa berkunjung dengan sewa mobil Cirebon dan rasakan keseruan lima adat khas kesultanan Cirebon!

  1. Syawalan, upacara adat yang satu ini hanya dilakukan setelah puasa Ramadhan usai seperti namanya. Syawalan dilakukan pada hari ketujuh bulan syawal diikuti oleh masyarakat baik dalam maupun luar kota serta keluarga dari keraton kanoman. Acara ini berisi tahlil dan doa di makam Sunan Gunung Jati dan diakiri dengan grebeg syawal, yaitu penyaweran uang receh oleh sultan sekaligus acara makan-makan yang nasi dan lauknya sengaja dibawa dari keraton.
  2. Rajaban, nah kalau upacara adat sebelumnya dilakukan setelah bulan puasa, rajaban ini dilakukan dua bulan sebelum puasa. Ada satu lagi perbedaan rajaban dengan syawalan, yaitu letak makam yang dikunjungi. Jika syawalan di Gunung Jati, maka rajaban mengunjungi Pangeran Kejaksan dan Pangerang Panjunan di Plangon yang wafatnya bertepatan dengan isra mi’raj di bulan rajab. Tidak kalah dengan syawalan, ribuan warga juga datang berbondong-bondong ke daerah Plangon sekaligus berwisata alam ke tempat habibat kera ekor panjang.
  3. Muludan, sama seperti dua upacara adat sebelumnya, di bulan Rabiul Awal ada juga tradisi muludan dalam rangka memperingati bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW yang sering disebut Maulid Nabi. Upacara ini berlangsung pada tanggal 8-12 Rabiul Awal di makam Sunan Gunung Jati untuk menyuci pusaka keraton. Sementara puncak muludan juga diramaikan dengan adanya festival rakyat yang berisi beragai macam jenis lapak. Nah kalau kamu ingin mengunjungi upacara adat di setiap bulan istimewa diatas, kamu bisa memakai sewa mobil Cirebon untuk mendapat kemudahan dan kenyamanan dalam mengikuti upacara adat.
  4. Ganti walit, merupakan upacara adat yang dilakukan di makam kramat Trusmi yang bertujuan untuk mengganti atap. Welit (anyaman daun kelapa) digunakan sebagai atap makam keluarga Ki Buyut Trusmi. Upacara adat ini bisa kamu ikuti setiap tanggal 25 bulan Maulud.
  5. Terakhir ada Nadran atau pesta laut, jika keempat upacara adat diatas berpusat di sekitar makam keramat, maka pesta laut ini berpusat di laut seperti namanya. Pesta laut ini memiliki filosofi sebagai upacara terima kasih kepada Allah SWT atas hasil dan berkah laut yang didapat selama satu tahun, selain itu mereka juga mengharapkan keselamatan. Upacara Nadran dilaksanakan setiap satu tahun sekali di sepanjang bibir pantai utara. Upacara ini berupa menabur 7 macam kembang dan melempar kepala kerbau ke laut lepas.

That’s lima upacara adat yang seru dan bisa kamu saksikan di Cirebon. Untuk mendapatkan pengalaman adat menakjubkan, kamu harus datang sesuai waktu upacara adat ya! Kamu bisa sewa mobil cirebon sehingga kamu tidak terlewat untuk menikmati ramainya adat di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *